![]() |
| Foto : press Release 1000 ketapel di Mapolrestabes Surabaya |
Saya memesan dengan sesuai pesanan saja, biasanya sekitar ratusan buah pada umumnya. Saya juga tidak tau memesan jumlah banyak digunakan untuk apaSurabayapostkota.Net, Surabaya - Aksi massa yang digelar umat Islam pada 2 Desember nantinya di Jakarta, Polsek Wonokromo Surabaya mengantisipasi demi mengantisipasi kericuhan telah mengamankan 1000 ketapel yang telah di produksi Darman di Jalan Wonokromo Surabaya.
Dipesan oleh Dedy yang tinggal di Maros, Makassar. Ribuan ketapel rencananya akan dikirim adiknya (Dedy) Citra Romadhoni melalui kapal pada Senin 28 November 2016.
Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Dja’far mengatakan, ribuan ketapel yang dibuat oleh Darman yang dalam kesehariannya bekerja membuat tiang bendera itu, diminta oleh pemesan untuk menyelesaikan dalam dua hari.
“Belum diketahui akan digunakan untuk apa, namun barang tersebut nyatanya sudah siap pada Minggu sekitar jam 12 malam,” kata Lily didampingi Kapolsek Wonokromo, Kompol Arisandi, Selasa (29/11).
Ketapel dibuat dengan memakan biaya 5,5 juta yang dipesan Citra, rencananya akan di jual kembali oleh kakaknya Dedy yang berada di Makassar.
“Saya sendiri kurang tau untuk apa, tapi yang jelas kata kakak akan dijual kembali disana, saya hanya diminta untuk memesankan saja,” ujar Citra.
Darman si pembuat ketapel mengaku juga tidak mengetahui order yang diterimanya akan digunakan untuk apa.
"Saya memesan dengan sesuai pesanan saja, biasanya sekitar ratusan buah pada umumnya. Saya juga tidak tau memesan jumlah banyak digunakan untuk apa," Ungkap Darman.
Untuk memastikan apakah benar barang-barang tersebut dikirim ke Makassar dan akan dijual kembali, sememtara itu Presda GM PT. Pelni Surabaya belum dapat dikonfirmasi terkait keberangkatan kapal yang menuju ke Makassar pada 28 November 2016. (Cn)
