Surabayapostkota.net - Polresta Sidoarjo telah berhasil mengamankan 1232 orang dari 1215 kasus selama Operasi Sikat Semeru Tahun 2017 yang di gelar mulai tanggal 11 hingga 20 Desember. Dari kasus tersebut sekitar 71 di jadikan tersangka, kemudian sisanya di kenakan pidana ringan dan pembinaan.
Adapun sasaran Operasi Sikat II Semeru 2017 diantaranya Curat, Curas, Curanmor, Senpi, Sajam, Handak, Narkoba, Miras dan Premanisme, sementara hasil yang di dapat dari operasi tersebut, Curas 2 kasus 2 tersangka, Curat 22 kasus 22 tersangka.
Sementara Curanmor 3 kasus 3 tersangka, Narkoba 39 kaus 41 tersangka, untuk Sajan dan Handak 3 kasus 3 tersangka, Miras 404 kasus 410 tersangka, dan Premenisme 742 kaus 751 tersangka.
Menurut Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, untuk menjaga kenyamanan dan rasa aman di kota Sidoarjo dalam melakukan perayaan natal dan tahun baru ada 1232 orang yang diamankan dari 1215 kasus.
"Kegiatan Operasi ini,agar Kota Sidoarjo tetap kondosif, dan masyarakat yang menjalankan ibadah natal serta merayakan tahun baru merasa aman dan nyaman," kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji kepada wartawan, Jum'at (22/12/2017)
Himawan menambahkan, dari hasil Operasi Sikat II semeru ini yang paling menonjol kasus Narkoba dengan 39 kasus, sebanyak 41 tersangka, kemudian di susul kasus Curat dari 22 kasus mendapatkan 22 tersangka.
"Barang bukti yang berhasil diamankan 459 butir pil LL, sabu seberat 17,17 gram, serta uang tunai sebesar Rp 17.774.000," tambah Himawan.
Himawan menjelaskan,selain itu Polresta Sidoarjo juga mengamankan kasus miras dari 404 kasus diamankan 410 orang, serta premanisme dari 742 kasus diamankan 751 orang.
"Mereka diberikan pembinaan, selain itu ada juga yang dikenakan tindak pidana ringan," jelasnya.
Untuk di ketahui bahwa sebelum dilakukan pressrilis operasi sikat II semeru Polresta Sidoarjo melakukan Gelar Pasukan untuk Pengamanan Operasi Lilin 2017 untuk pengamanan,Natal dan Tahun Baru 2018.
Untuk personil yang akan di terjungkan sebanyal 440 gabungan dari TNI, Polisi, Satpol PP, Banser, Senkom, Basarnas, serta dari BPBD Sidoarjo untuk mengamankan 86 gereja, serta mendirikan 8 Pos pengamanan dan 2 pos pelayanan. (Red/Pujo)
