-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Evakuasi 400 Ton Solar Tangker MT Ferimas Sentosa diawasi KN Grantin P.211

Rabu, 11 Juli 2018 | 7/11/2018 11:55:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2018-07-11T16:55:59Z

Surabayapostkota.net - Kandasnya kapal tangker MT Ferimas Sentosa yang kandas di perairan Sapudi pengakut 400 ton HSD (High Speed Diesel) atau disebut bahan bakar minyak Industri jenis solar telah diawasi oleh Kapal Negara (KN) Grantin P.211, yang hingga kini masih terus melakukan pengamanan dan pengawasan dalam upaya evakuasi.

Pengawasan yang dilakukan kapal milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Surabaya itu guna mengantisipasi tumpahan solar yang bisa berpotensi mencemari perairan akibat kebocoran di kapal tanker tersebut.

“Tapi, setelah kami melakukan penyelaman, kondisi kapal tidak ada yang bocor. Praktis, yang kami lakukan sekarang mengawasi proses evakuasi atau pengalihan solar dari MT Ferimas Sentosa ke kapal, MT Omega Selatan,” jelas Komandan Patroli (Kompat) KN Grantin P.211, Capt. Firmawan dihubungi ponselnya, dilansir Expose, Rabu (11/7/2018).

Sampai dengan saat ini, lanjut Firmawan, proses transfer solar ke MT Omega Selatan masih berlangsung dan baru sekitar 50% dari total HSD yang diangkut MT Ferimas Sentosa. Diakui, pengalihan angkutan BBM yang dibantu dua unit tugboat, TB Anugrah 9 dan TB Restu Utama 2 tersebut sedikit mengalami pelambatan.

“Ini dikarenakan risiko gelombang tinggi yang kerap muncul. Jadi, kami lakukan setiap pagi sampai sore, setelah itu malamnya kami hentikan untuk berlindung dari tingginya gelombang,” aku Firmawan.

Sementara, berdasar informasi yang dihimpun, MT Ferimas Sentosa berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada, 18 Juni 2018 menuju Pelabuhan Sapudi dengan membawa 12 ABK. Dalam perjalanannya, kapal tanker yang memuat suplai BBM jenis solar industri tersebut terkendala kondisi cuaca yang tidak bersahabat di perairan Sapudi, Sumenep.

“KN Grantin P.211 yang berangkat sekitar pukul 07.00 Wib, Sabtu, 7 Juli 2018 dari Surabaya juga terkendala tingginya gelombang dan cuaca buruk. KN Grantin P.211 bersama 14 personel Pangkalan PLP Kelas II Surabaya sempat berlindung di Pelabuhan Kalianget sebelum kemudian melanjutkan pelayaran menuju titik lokasi kandasnya MT Ferimas Sentosa,” tambah Firmawan yang menakhodai KN Grantin P.211.

Sebelumnya, MT Ferimas Sentosa yang tiba, 30 Juni 2018 sekitar pukul 15.45 Wib tersebut sempat berlabuh di Pelabuhan Sapudi. Sayangnya, kapal tanker dengan panjang 52 meter tersebut terpaksa hanyut ke lautan dangkal, meski sempat mencari perlindungan saat cuaca kian memburuk sekitar pukul 18.00 Wib.

“Hingga akhirnya kandas di koordinat 07 10’ 138” LS dan 114 19’ 277” BT atau kurang lebih 1 mil dari dermaga,” ungkapnya. (Cand/*)
×
Berita Terbaru Update