-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pangeran Mempawah : Jangan Jadi Bangsa Siluman, Kami Minta Para Capres Mensyiarkan Kemanusiaan

Rabu, 05 Desember 2018 | 12/05/2018 11:59:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2018-12-05T16:59:41Z
HRH.Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa Wibowo dari Kerajaan Mempawah

Surabayapostkota.net - HRH.Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa Wibowo dari Kerajaan Mempawah mengkritisi kedua tokoh Bangsa yang berpengaruh, yaitu Jokowi dan Prabowo.

"Saya menganggap, harap dapat mensyiarkan pentingnya "Menjadi" manusia, agar bangsa ini tidak bermental "Siluman" (Siluman=separuh baik separuh buruk,separuh cinta separuh angkara)," Ujarnya

Banyaknya mayoritas orang dengan pekerjaan hebat atau status sosial tinggi yang terkena kasus hukum dan melakukan kejahatan adalah orang yang lupa status utama sebagai manusia yang memiliki "Logika dan Hati Nurani" yang mesti di jadikan acuan dalam bersikap.

Hiruk Pikuk "Keributan" bangsa ini bermula dari pribadi yang lupa menjadi manusia. Sehingga dengan mensyiarkan pentingnya menjadi manusia, secara otomatis berefek pada sistem kontrol sosial yang kuat di masyarakat pada pentingnya memiliki nilai Kemanusiaan.

"Menata sebuah bangsa dan negara, tidak cukup dengan sistem ketatanegaraan saja. karena sistem ketatanegaraan tidak akan teraplikasikan jika manusia yang menjalakannya curang. Jikapula manusia yg menjalankan sistemnya tidak memiliki kesadaran tinggi akan tupoksi manusia, maka segala sistem dan norma arif akan diisolir serta wawasan ilmiah akan disalah gunakan untuk legitimasi pemenuhan kebutuhan pribadi ataupun kelompok," Jelas Pangeran Chandrarupa Kerajaan Kerajaan Mempawah.

Masih Chandrarupa, dengan adanya kesadaran status utama sebagai manusia itu, keributan politik pasti lebih tereliminir.

"Nantinya hal tersebut maka bangsa kita tidak akan saling "Hujat" karena perbedaan pandangan politik," imbuh Pangeran.

Sumber : Pangeran Kapita Yang Terutama Kepangeranan Chandrarupanto Patani Shri Tiworo dan Pangeran Perbawa Budaya Kerajaan Mempawah.
×
Berita Terbaru Update