![]() |
| Dok, foto Gerakan Arek Suroboyo berkumpul untuk acara buka bersama dan refleksi Kebangkitan Nasional |
Surabayapostkota.net - Refleksi Gerakan Arek Suroboyo (GAS) mengadakan pertemuan bersama FPL (Federasi Pekerja Lokal), KBA (Komunitas Bunga Api), KOPI (Komunitas Pemuda Independent) untuk mengadakan buka puasa serta refleksi Kebangkitan Nasional, Kamis (23/5/2019).
Mereka melakukan konsolidasi semua kaum miskin kota atau korban kebijakan Pemerintah Kota Surabaya yang belum ada keadilan.
"Kami berkumpul untuk berdiskusi, baik tentang penggusuran, penutupan eks lokalisasi, mahalnya biaya pendidikan kesehatan dan penghilangan sejarah budaya serta kriminalisasi pejuang rakyat untuk bersatu membentuk satu wadah bersama dalam advokasi kolektif," ujar Pokemon, panggilan sapaan Ari Trosmon Juru Bicara GAS.
Masih Pokemon, bahwa kami semua menyatakan sikap bersama dan sepakat bangun persatuan gerakan serta bentuk organisasi politik rakyat alternatif
untuk menjawab ketidakadilan dan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya.
"Tahun ini, yang dimana tahun 2019 bukan Pemilu Rakyat 2019, adalah pemilu kaum borjuasi milik pengusaha ato pemodal yang anti rakyat, maka GAS siap bergerak untuk tahun 2020," imbuh Pokemon, Senin Kemarin (20/5/2019).
Sebelum berkumpul, Komunitas bunga api yang terdiri dari beberapa perempuan Jarak Dolly yang melakukan kegiatan setiap tahun di bulan Suci Ramadhan salah satunya bagi takjil hingga buka bersama, Senin (20/5).
Rina selaku perwakilan Aksi Sosial Komunitas Bunga Api, dirinya menyampaikan, bahwa hari ini melakukan kegiatan sosial bagi takjil di bulan suci ramadhan.
"Kegiatan yang sifatnya kemanusiaan dari berbagi takjil dan buka bersama serta saur bersama hingga kegiatan sosial lainnya," ujar Rina didampingi dengan Vika.
Dari kegiatan sosial lainnya, Komunitas Bunga Api, siap menerima dan menyalurkan sumbangan dana solidaritas untuk kegiatan kegiatan yang bersifat sosial lainnya selama bulan Ramadhan.
(Red/dr)

